Selasa, 04 Oktober 2011

jawaban tugas

1. Sejarah perkembangan ekonomi koperasi di indonesia?
       Jawaban;
   Dahulu kala pada masa penjajahan diberlakukan "culturstelsel" yang mengakibatkan penderitaan bagi rakyat,terutama para petani dan golongan bawah, peristiwa tersebut menimbulkan gagasan dari seorang Patih Purwokerto:Raden Ario Wiriaatmadja.untuk mengatasi kemelaratan rakyat. kegiatannya diawali dengan menolong pegawai dan orang kecil dengan mendirikan rumah-rumah gadai, lumbung desa, dan bank-bank desa.
        
        Pada tahun 1908 lahir lah perkumpulan "Budi Utomo" didirikan oleh Raden Soetomo yang dalam programnya memanfaatkan sektor perkoperasian untuk menyejahterakan rakyat miskin, dimulai dengan koperasi industri kecil dan kerajinan.

   Pada tahun 1915 lahir UU Koperasi yang pertama"Verordening op de Cooperative Vereebiguijen"  dengan Koninkliijk Besluit 7April 1912 stbl 431 yang bunyinya sama dengan UU Koperasi di Negara Belanda (tahun 1876) yang kemudian diubah tahun 1925

        Tahun-tahun selanjutnya diusahkan perkembangan koperasi oleh para pakar dan polotisi nasional. Di zaman pendudukan jepang(1942-1945) usaha-usaha koperasi dikoordinasikan/dipusatkan dalam badan-badan koperasi disebut"Kumiai" yang berfungsi sebagai pengumpul barang-barang logistik untuk kepentingan perang. Setelah tahun 17Agustus 1945, bangsa Indonesia memiliki kebebasan untuk menentukan pilihan kebijakan ekonominya. tekad para pemimpin bangsa Indonesia mengubah perekonomian Indonesia yang liberal kapitalistik menjadi tata perekonomian yang sesuai dengan semangat pasal 33 Undang-undang dasar 1945


        Usaha koperasi mengalami pasang surut mengikuti perkembangan politik. Kongres-kongres koperasi,munas-munas dan lain-lain untuk pengembangan koperasi terus berlanjut. Tahun 1958:UU No 70/1958 telah lahir UU tentang koperasi yang pada dasarnya berisi tentang tata-cara pembentukan dan pengolahan koperasi .Perkembangan tersebut tidak berlanjut,karena partai-partai politik ada yang memanfaatkan koperasi sebagai alat polotik untuk memperluas pengaruhnya. sehingga merusak citra koperasi dan hilang kepercayaan masyarakat terhadap koperasi sebagai organisasi ekonomi yang memperjuangkan peningkatan kesejahteraan mereka. (SUMBER DARI:Buku EKONOMI KOPERASI,Penerbit GHALIA INDONESIA,Penulis Prof.Dr.Tiktik Sartika,M.S)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar